Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2019

Hadirmu

oleh: Erlina P. Lestari Berapa banyak waktu kubuang Hanya untuk menjaga sebuah hati Ia tak lapang Tak jua sempit Ia hanya segumpal darah Yang terus menerus mengeluarkan nanah Sayang, disinilah puncaknya Ketika kesabaranku habis tiada sisa Namun aku masih tetap berdiri di tempatku berada Menjadi berandamu, menjadi sandaranmu Ikhlaslah... Jerit batinku, mulai mendiskriminasi jiwa Sesungguhnya ia tak perlu lagi ada Bertrasformasi menjadi raja Ah, aku selalu berharap itu Sesungguhnya, sekujur jiwaku merapuh sudah Nyali-nyaliku menciut lelah Bahkan kau tahu Atau mungkin memang tak mau tahu Tapi, sudahlah... Toh, hadirmu kadang ciptakan lelah Memunculkan segumpal amarah Yang membuat sebagian jiwaku melara (epl) Pijakkanku, 26 Agustus 2019

Dalam Dekapan Jiwamu

(Erlina P. Lestari) Aku merendanya Ya, merenda hari-hari yang kulalui Bagaikan secuil mimpi Dan, aku mengiba karenanya Kekasih... Bahkan nama itu masih mampu ku ungkap Tanpa dalih apapun jua Tanpa hijab tersamar oleh gulana Benar! Akulah yang gundah... Melihat senja yang memerah Bahkan, seolah napasku terhenti di sana Tahukah kau seberapa redup jiwaku? Tahukah kau seberapa gilanya aku? Ya, nalarku mengejan Sebentar saja ia hilang akal Lalu mengendur perlahan Dalam dekapan jiwamu, sayang... ( Jiwa-jiwa sunyi- Bogor, 26 Agustus 2019)