Mencaci kadang hingga hilang kendali Membutuhkan tapi kadang mematahkan Tersenyum kadang bersebrangan Hai.....permainan apa yang berputar diantara kita... Bukankah seharusnya kita 'dakota' Bukankah seharusnya kita seiya sekata 'We are friend or foe' Seteru itu takkan membuatnya indah Saat kita berada dibawah nauangan sumpah.... Atau saat sumpah itu dibaca Kita telah kaitkan dua jari kita Hingga sumpah itu tak ubahnya bak senandung kosong... Seperti lagu dalam kaset bajakan Yang teronggok dipinggiran jalan..... Ya sumpahmu..... Sumpahku..... Tolong pertanyakan itu?????
Menyearah dalam prosa