ia koyak....lusuh...sakit parah
dalam luka-luka perih yang menganga berdarah-darah
berjalan terseok dalam kekhawatiran panjang
mampukah ia bertahan ataukah akan mati terbuang
embargo diri menjadikan ribuan sangsi
mengusik makna hati leburkan mimpi
darah itu mengucur pasti
seiring ribuan tatap menahan ngeri.....
kenapa kalian hanya diam...
bukankah ia akan bisa mati perlahan
tidakkah kengerian itu kalahkan kemanusiaan
atau kemanusiaan memilih bungkam.....
hal klasik...
yang jelas maknanya enggan terusik.....
Komentar
Posting Komentar