Langsung ke konten utama

CURAHAN HATI SEORANG AYAH

                          
Kamu...adalah bentuk dari bersatunya air maniku
Dengan sel telur ibumu
Atas dasar kebesaran cinta
Dan perwujudan kasih sayang yang nyata

Kamu...yang selalu kugantikan popoknya ditiap malammu
Saat ibumu terlalu lelah
Untuk  mengurusimu seharian




Kamu...yang kuantar ditengah derasnya hujan
Didalam pekatnya malam
Dan kuteriakkan jangan tidur saya
Kita masih dalam perjalanan

Dan kamu, yang dipinang seorang lelaki
Yang bahkan aku tak tahu apa yang akan ia goreskan dihatimu
Seorang putri yang kurawat dengan ketulusan hatiku

Dan dia, begitu mudah merusakmu
Menjatuhkan air matamu
Menyakiti jiwamu
Lalu aku?
Apa dosaku...sebagai seorang ayah
Yang memberikan nafas untuk anak gadisnya
Yang merawatnya
Dan memberikan beberapa mantra
Agar ia menjadi istri yang luar biasa...


# Ungkapan nelangsa seorang ayah untuk putrinya...







Komentar

Postingan populer dari blog ini

MINORITY

                                                       Taman pemakaman itu nampak sepi, beberapa baris batu nisan berjejer dibawah  pohon kamboja dengan bunga-bunganya yang berwarna putih bersih, nampak beberapa helai kuntumnya terbang tertiup angin dan mendarat diatas makam ataupun tanah-tanah kosong yang ditumbuhi beberapa pohon puring berjenis oscar yang memiliki daun besar dengan kombinasi hijau kuning dimana warna kuningnya lebih dominan itu. Selain itu, beberapa tanaman andong-pun tumbuh disana, daunnya yang panjang dan agak besar dengan warnanya yang merah tua dan bersalur hijau tua nampak berdebu. Kesunyian dalam areal pemakaman itu, memberikan makna berbeda, walaupun disiang hari yang begitu terik. Bahwasanya,  ini adalah tempat dimana kau akan membaringkan tubuhmu, dibawah gundukan tanah bersama cacing-cacing yang kelapara...

BUNGA BUNGUR

BUNGA BUNGUR Bunga bungur Ditatap sayu oleh wanita tua Dari balik jendela kusam Bunga bungur tetap indah dalam penglihatannya Yang mulai rabun dimakan usia Wanita tua merintih pelan Bunga bungur pelipur lara yang kelam Bunga bungur memberikannya keindahan Bunga bungur saksi air mata yang terbuang Ia yang telah membuatnya besar Namun iapun yang terlupakan.... ( Bogor- terkenang akan seseorang yg bersama menatap bunga bungur dari balik jendela...)