Itu aksara kosong kurasa
Yang berputar- putar dalam benakku yang nyaris sama bodohnya
Serupa goresan hampa yang artinyapun nampak tak nyata
Kusesali itu....
Apa yang terangkai tak ubahnya semu
Pijar- pijar itu sama muramnya dengan kota pinggiran kali
Yang sebentar saja terbawa arus air berlari....
Ini kebingungan yang tiada ada akhiran- an....
Lupakan.....
Ini hanya serupa sebuah tanda tanya
Yang mungkin tiada pernah mengharap jawaban.....
Taman pemakaman itu nampak sepi, beberapa baris batu nisan berjejer dibawah pohon kamboja dengan bunga-bunganya yang berwarna putih bersih, nampak beberapa helai kuntumnya terbang tertiup angin dan mendarat diatas makam ataupun tanah-tanah kosong yang ditumbuhi beberapa pohon puring berjenis oscar yang memiliki daun besar dengan kombinasi hijau kuning dimana warna kuningnya lebih dominan itu. Selain itu, beberapa tanaman andong-pun tumbuh disana, daunnya yang panjang dan agak besar dengan warnanya yang merah tua dan bersalur hijau tua nampak berdebu. Kesunyian dalam areal pemakaman itu, memberikan makna berbeda, walaupun disiang hari yang begitu terik. Bahwasanya, ini adalah tempat dimana kau akan membaringkan tubuhmu, dibawah gundukan tanah bersama cacing-cacing yang kelapara...
Komentar
Posting Komentar