Tidakkah purnama itu terlihat begitu lembut
Dengan keindahan pancaran cahayanya
Dalam pekat malam nyaris tanpa bintang
Dan taukah kamu...
Aku tersenyum saat memandangnya
Dan kutemukan makna damai bersama
Walaupun tanpa kata...
Hanya serupa pendaran cahaya yang mampu merangkul hati dengan begitu sempurna....
Kubertanya lirih...entah pada siapa
Tak bisakah duniaku seperti purnama disana???
Taman pemakaman itu nampak sepi, beberapa baris batu nisan berjejer dibawah pohon kamboja dengan bunga-bunganya yang berwarna putih bersih, nampak beberapa helai kuntumnya terbang tertiup angin dan mendarat diatas makam ataupun tanah-tanah kosong yang ditumbuhi beberapa pohon puring berjenis oscar yang memiliki daun besar dengan kombinasi hijau kuning dimana warna kuningnya lebih dominan itu. Selain itu, beberapa tanaman andong-pun tumbuh disana, daunnya yang panjang dan agak besar dengan warnanya yang merah tua dan bersalur hijau tua nampak berdebu. Kesunyian dalam areal pemakaman itu, memberikan makna berbeda, walaupun disiang hari yang begitu terik. Bahwasanya, ini adalah tempat dimana kau akan membaringkan tubuhmu, dibawah gundukan tanah bersama cacing-cacing yang kelapara...
Komentar
Posting Komentar