Kau bawa ceritamu laksana dewi surga
Dengan kidung- kidung indah bak melodi cinta...
Syair yang kau tampakkan itu nyata
Membersit tiap harap dalam tiap depa langkah kakinya
Aku melantunkan bait itu
Seiring tiap goresan senyumanmu....
Hangat dan nampak merona manja
Tidakkah ini kunamai cinta...Oh ameraa
Dimana yang nampak hanyalah segala yang sempurna
Dan kau nilai tertingginya ...
Taman pemakaman itu nampak sepi, beberapa baris batu nisan berjejer dibawah pohon kamboja dengan bunga-bunganya yang berwarna putih bersih, nampak beberapa helai kuntumnya terbang tertiup angin dan mendarat diatas makam ataupun tanah-tanah kosong yang ditumbuhi beberapa pohon puring berjenis oscar yang memiliki daun besar dengan kombinasi hijau kuning dimana warna kuningnya lebih dominan itu. Selain itu, beberapa tanaman andong-pun tumbuh disana, daunnya yang panjang dan agak besar dengan warnanya yang merah tua dan bersalur hijau tua nampak berdebu. Kesunyian dalam areal pemakaman itu, memberikan makna berbeda, walaupun disiang hari yang begitu terik. Bahwasanya, ini adalah tempat dimana kau akan membaringkan tubuhmu, dibawah gundukan tanah bersama cacing-cacing yang kelapara...
Komentar
Posting Komentar