Kau tau....
Seseorang berujar padaku
Ah tidak kufikir ini imajinasinya saja
Atau kelugasan fikiran yang berkawinkan dengan realita
Hidupku itu indah
Bak pelangi penuh warna
Kedewasaan itu dapat terbaca dengan tegas
Dan topeng yang tertanam itu
Seolah siluet bayangan kelam
Yang kan gugur dimusim penghujan
Ah tidak kufikir ini imajinasinya saja
Atau kelugasan fikiran yang berkawinkan dengan realita
Hidupku itu indah
Bak pelangi penuh warna
Kedewasaan itu dapat terbaca dengan tegas
Dan topeng yang tertanam itu
Seolah siluet bayangan kelam
Yang kan gugur dimusim penghujan
Aku menatap tak percaya
Realita adalah fakta yang terungkap
Dan ia lebih tegas dari dunia maya
Dimana seseorang harus meraba tiap gambarannya
Seolah tuna netra bersama huruf brailenya
Realita adalah fakta yang terungkap
Dan ia lebih tegas dari dunia maya
Dimana seseorang harus meraba tiap gambarannya
Seolah tuna netra bersama huruf brailenya
Dan aku tak memilih itu
Hidup dengan lukisan kelabu yang tegas
Antara paduan hitam dan putih yang terarsir tak rapi
Dan aku nikmati tiap arsiran itu
Pelan namun pasti
Dan menghapusnya sendiri
Bila ku mulai jenuh dengan arogansi warnanya
Hidup dengan lukisan kelabu yang tegas
Antara paduan hitam dan putih yang terarsir tak rapi
Dan aku nikmati tiap arsiran itu
Pelan namun pasti
Dan menghapusnya sendiri
Bila ku mulai jenuh dengan arogansi warnanya
Ini zona nyaman tuan tapi tak pernah aman
Gemuruh itu selalu ada,
Yang akan diakhiri
Oleh hujan pada penutupnya
Gemuruh itu selalu ada,
Yang akan diakhiri
Oleh hujan pada penutupnya
Komentar
Posting Komentar