Buang....
Kembali kubuang tiap asa itu lima langkah kedepa
Lalu kunikmati dengan kerjapan mata
Tak juakah kau berpikir jernih
Tentang sebuah obsesi yang berakar dan mati
Aku tutup kedua mata, mulut dan telinga
Tak berhasrat untuk memandang,
Berkomentar atau mendengar
Bak caffein.....
Kau mungkin akan menggilaiku
Tapi caffeinpun mampu memacu adrenalinmu
Hingga degup jantung itu bagai menyeruak maju
Dan kaupun seolah mati dengan degub jantung yang berlari
Caffeinpun bisa merusak lambungmu
Betapa kau mual teramat sangat hingga ingin muntah
Nikmati caffeinmu....
Sesuai porsi yang kau mampu
Hidup itu terlalu indah
Untuk kau sia- siakan sedemikian mudah....
Komentar
Posting Komentar