Aku kembali mengadu
Pada sang fajar yang sebentar saja berlalu
Pada mentari yang tersipu malu- malu
Pada matahari yang memberi energi baru
Aku kembali mengadu
Tentang hidup yang penuh harapan baru
Pada bayangan yang tampak semu
Pada angin yang sebentar mencumbu
Pada logika yang selalu terpaku
Pada sang fajar yang sebentar saja berlalu
Pada mentari yang tersipu malu- malu
Pada matahari yang memberi energi baru
Aku kembali mengadu
Tentang hidup yang penuh harapan baru
Pada bayangan yang tampak semu
Pada angin yang sebentar mencumbu
Pada logika yang selalu terpaku
Aku mendengar, merasa dan membau
Tiap semerbak aroma itu
Tiap bisikan celoteh itu
Dan juga tiap halusnya genggaman itu
Tiap semerbak aroma itu
Tiap bisikan celoteh itu
Dan juga tiap halusnya genggaman itu
Dan aku.....
Yang di pagi ini
Menyerah melawan hari
Membiarkan ego terlena dalam sepi
Mencoba merangkai mimpi
Sesaat....hanya sesaat...
Lalu kucoba mulai lontarkan
Sebait rindu...
Walau kudengar terasa kaku....
Yang di pagi ini
Menyerah melawan hari
Membiarkan ego terlena dalam sepi
Mencoba merangkai mimpi
Sesaat....hanya sesaat...
Lalu kucoba mulai lontarkan
Sebait rindu...
Walau kudengar terasa kaku....
Komentar
Posting Komentar