Dogma yang meraja itu
Meleburkan setiap mimpi panjang
Dan menghapus tiap liturgi...
Dan menghapus tiap liturgi...
Aku yang berdiri dalam senyap
Mendokrin hidupku agar tak membuatnya terkapar mati
Kembali....
Mendokrin hidupku agar tak membuatnya terkapar mati
Kembali....
Lagi...tiap kamuflase itu hilang timbul
Seiring mimpi- mimpi yang dibekukan
Oleh malam yang pincang
Ini sebuah khiasan dalam ketiadaan
Sebuah cerita dalam kefanaan
Seiring mimpi- mimpi yang dibekukan
Oleh malam yang pincang
Ini sebuah khiasan dalam ketiadaan
Sebuah cerita dalam kefanaan
Dan aku seolah mati suri
Yang bereinkarnasi kembali bak arca dewi
Dengan seulas senyum terpahat
Dimana tergambar sebuah kedamaian yang panjang
Yang bereinkarnasi kembali bak arca dewi
Dengan seulas senyum terpahat
Dimana tergambar sebuah kedamaian yang panjang
Ini sebuah katarsis yang sempurna
Saat bibir tak lagi mampu bercerita
Dan air mata membeku dengan sendirinya....
Saat bibir tak lagi mampu bercerita
Dan air mata membeku dengan sendirinya....
Komentar
Posting Komentar