setiap depa perwujudan rasa itu
raib entah kemana,
tak perlulah kau tanya kesalahanmu,
ataukah diriku
bahkan cermin yang retak itupun
tak bisa lagi menjadi saksi
semua menyisakan kebisuan
dimalam-malam terakhir kebersamaan kita,
yang hampir tiada harapan lagi
bahkan nyaris tiada cerita lagi
mawarku menghitam, laksana langit yang kelam
pelitaku menghilang....
rajah yang tersimpan bak hilang ingatan
diamku bergemuruh, namun tak berarti
bara didada gugur menghujam bumi
aku terdiam namun tak mati...
perih...pedih...kurasai sendiri
apa yang bisa kuraih, tanganku menggapai
tapi pasrah berdiri
aku terkulai namun pikiranku berlari
hidupku bimbang dalam kehilangan
kau telah suntingkan asa
yang tak terbilang....
tak perlulah kau tanya kesalahanmu,
ataukah diriku
bahkan cermin yang retak itupun
tak bisa lagi menjadi saksi
semua menyisakan kebisuan
dimalam-malam terakhir kebersamaan kita,
yang hampir tiada harapan lagi
bahkan nyaris tiada cerita lagi
mawarku menghitam, laksana langit yang kelam
pelitaku menghilang....
rajah yang tersimpan bak hilang ingatan
diamku bergemuruh, namun tak berarti
bara didada gugur menghujam bumi
aku terdiam namun tak mati...
perih...pedih...kurasai sendiri
apa yang bisa kuraih, tanganku menggapai
tapi pasrah berdiri
aku terkulai namun pikiranku berlari
hidupku bimbang dalam kehilangan
kau telah suntingkan asa
yang tak terbilang....
Komentar
Posting Komentar