hari ini aku menangis...
menatap kosong dalam diamku
entah karna buruk nasibku
atau salahnya takdirku
yang nyerinya terasa menohok tiap relung hati
dan menyusup sadis dalam sanubari
kecintaan apa yang kau punya,
begitu dasyatnya melukai jiwa
pelan tapi pasti
satu persatu luluh lantah jatuh kebumi
kau ingin embun dipagi hari juga mentari
yang menyinari
kau ingin energi cahya matahari
pun indahnya pelangi
embun apa yang kau mau, mentaripun bungkam membisu
cahaya matahari mengabur muram
pelangipun enggan datang
takdir kita mungkin tak sama
atau mungkin kita yang melara
langit dan bumi itu jelas berbeda
tak bisa kau paksakan untuk sekata
bila rasa itu tak lagi ada
tak bisa kau harapkan untuk mengiba
bila lara kian mendera
aku diam hanya untukmu...
walaupun akhirnya kau anggap bisu....
menatap kosong dalam diamku
entah karna buruk nasibku
atau salahnya takdirku
yang nyerinya terasa menohok tiap relung hati
dan menyusup sadis dalam sanubari
kecintaan apa yang kau punya,
begitu dasyatnya melukai jiwa
pelan tapi pasti
satu persatu luluh lantah jatuh kebumi
kau ingin embun dipagi hari juga mentari
yang menyinari
kau ingin energi cahya matahari
pun indahnya pelangi
embun apa yang kau mau, mentaripun bungkam membisu
cahaya matahari mengabur muram
pelangipun enggan datang
takdir kita mungkin tak sama
atau mungkin kita yang melara
langit dan bumi itu jelas berbeda
tak bisa kau paksakan untuk sekata
bila rasa itu tak lagi ada
tak bisa kau harapkan untuk mengiba
bila lara kian mendera
aku diam hanya untukmu...
walaupun akhirnya kau anggap bisu....
Komentar
Posting Komentar